Debat,
adalah adu argumen. Antara yang berbeda pendapat atau pengertian. Siapa yang
lebih memahami terhadap suatu perbedaan. Dalam ilmu pengetahuan, sering
digunakan. Apakah pendapat A lebih ‘benar’ atau ‘kurang benar’, atau hanya
pemaparan, biarkan penonton yang menilai.
Selain
manfaat, debat juga ada bahayanya. Situasi bisa menjadi ‘panas’. Apalagi untuk topik
yang sensitif. Sehingga perlu etika yang harus diikuti. Seperti saling
menghargai, memberi kesempatan ‘lawan’ bicara dll. Allah berfirman, agar
berdebat dengan cara yang paling baik.
Manfaat perdebatan, kita bisa mendengarkan
para ahli memaparkan argumennya. Dan lawannya, menyanggah dengan mengajukan
data & argumennya. Pendenga bias menyimak, sudut pandang masing-masing
dalam suatu perkara yang menjadi perdebatan.
Kerugian perdebatan juga ada. Antara
lain:
- Sombong. Ketika peserta ‘merasa’
benar, kalau tidak hati-hati menjadi sombong. Bahwa dirinyalah yang benar, atau
lebih pandai ‘bersilat lidah saja’ padahal tidak masuk akal. Padahal kebenaran
hanya milik Allah.
- Bohong. Karena semangat ‘memenangkan’
perdebatan, sering menyampaikan kebohongan, agar menang.
- Merendahkan. Peserta juga
bisa jatuh karena ‘menang’, kemudian merendahkan dengan halus atau verbal ‘merendahkan’
lawanya.
- Emosi. Peserta harus
dingin, agar tidak terpancing emosi. Terutama untuk topic sensitif.
- Permusuhan. Ucapan yang
disampaikan dalam debat sering ditanggapi bukan pada substansi masalah. Tapi
cara, atau teknik berkomunikasi. Ini bisa disengaja atau untuk menjatuhkan
lawan karena emosi. Jadi lupa berpikir.
Itulah kenapa, Rasulullah bersabda, akan
menyediakan rumah di surga bagi yang meninggalkan perdebatan meskipun benar.
Misalkan pada kasus mengarah pada debat kusir atau keburukan lain.
Rasulullah bersabda, “Saya menjamin
sebuah rumah di surga bagi orang yang meninggalkan perdebatan kendati dia benar,
rumah di tengah surga bagi orang yang meninggalkan kebohongan kendati hanya
bercanda, & rumah di lantai
atas surga bagi orang yang memperbaiki akhlaknya (sampai menjadi akhlak
hasanah).” (HR. Abu Daud dishahihkan al-Albani dalam shahih
sunan Abi Dawud no. 4015)
Berikut
panduan etika debat, agar terhindar dari debat kusir.
- Rendah hati, karena kebenaran
hanya milik Allah
- Paham materi & Tenang
- Jujur & saling menghormati
perbedaan sudut pandang
- Debat adalah belajar, bukan pertandingan
‘menang-kalah’
- Bicara sesuai jatah waktu, &
diam menyimak ketika lawan bicara.
- Tidak akan menimbulkan
pertentangan ‘keributan’.
Berikut
ini ada tulisan perdebatan bagus. Semoga tulisan ini dapat
menjadi bahan pelajaran, antara muslim & non-muslim. Dengan cara ini, dapat
menyampaikan kebenaran, dibanding menyebarkan fitnah.
Sekaligus
menyampaikan, bahwa pesan Al-Quran adalah ‘kabar gembira & peringatan’
kepada semua manusia. Banyak yang belum mengetahuinya. Seperti Firman Allah
berikut:
“(Al Qur'an) ini adalah penerangan bagi seluruh manusia,
& petunjuk serta pelajaran bagi orang-orang yang bertakwa.” [3:138]
“Dan tidaklah Kami mengutus para rasul itu melainkan
untuk memberi kabar gembira & memberi peringatan. Barang
siapa yang beriman & mengadakan perbaikan, maka tak ada kekhawatiran
terhadap mereka & tidak (pula) mereka bersedih hati.” [6:48]
Kenapa
harus disampaikan? Karena itu tugas semua muslim, menyampaikan pesan Allah
kepada semua manusia. Dimulai dari keluarga terdekat dulu, agar terhindar dari
api neraka.
“Kewajiban Rasul
tidak lain hanyalah menyampaikan, & Allah mengetahui apa yang
kamu lahirkan & apa yang kamu sembunyikan.” [5:99]
Penyampaian
pesan itu, dimulai dari keluarga terdekat dulu, agar terhindar dari api neraka.
Baru kemudian tetangga kiri kanan, sebagai ajakan dalam ‘persaudaraan’ sesame manusia.
Menghadapi kehidupan dahsyat setelah dunia ini berakhir.
“Hai orang-orang
yang beriman, peliharalah dirimu & keluargamu dari api neraka
yang bahan bakarnya adalah manusia & batu; penjaganya malaikat-malaikat
yang kasar, yang keras, yang tidak mendurhakai Allah terhadap apa yang
diperintahkan-Nya kepada mereka & selalu mengerjakan apa yang
diperintahkan.” [6:66]
Berikut
perdebatan itu. Lengkapnya di blog ini.
Khusus
tentang rangkuman diskusi ini, diperkenankan berpola pikir dewasa,
cerdas & pandai mengolah logika. Jika
belum siap ...Jangan baca rangkuman diskusi seorang
Muallaf & Pendeta. Syukran, terimakasih." [Al Amin]
Ini
adalah diskusi muallaf & pendeta yang lagi ramai dibicarakan. Antara Chistina
Olivia Wijaya (Olivia) mualaf, dengan nama Islamnya Aninda
Chairunisa, dengan seorang pendeta bernama Oikumene Anthony
Domingus (Anthony), pendeta asli Jakarta. Sekarang menetap di
Philipina.
Pendeta tersebutlah yang pertama kali mengajak debat Aninda karena mendengar
berita ada seorang pendeta asal Australia bernama Herbert Simpson jadi muallaf,
setelah berdebat dengan Aninda. Yang membuat heboh, foto profil Aninda
Chairunisa memakai foto artis Chelsea Olivia. Tapi sekarang sudah photo aslinya.
Biar tidak salah penafsiran. Wajahnya, memang mirip.
Pendahuluan
O: Bapak.. Saya adalah mantan Kristen
yang telah diajarkan secara theologi.
Saya menafsirkan sesuai dengan ilmu yang saya dapat dari dosen/pendeta theolog…
Kecuali dosen-dosen itu yang mengajarkan saya salah dalam ilmu theologi..
BENARKAH
YESUS MATI DI SALIB ATAU HANYA AKAL-AKALAN PENDIRI AGAMA KRISTEN ?
A: "Sejujurnya
saya salut dengan anda, hafal Al-Kitab melebihi saya, saya akan periksa &
mempelajari pesan-pesan itu semua. Saya secara gentleman mengakui Muhammad
utusan Allah, bukan Paulus."
============================================================
Rangkuman Diskusi Seorang
Muallaf & Pendeta
Minggu pukul 19:53...
A: Shallom, dapatkah moderator memuat
komentar saya kedua dari yang terakhir.
O: Assalamu’alaikum wr wb, alhamdulillahi
robbil alamin washolatu wassalam ala asy rafil ambiya’i wal mursalin wa ala alihi
wasahbihi wasallam, mohon permintaan pak pendeta Oikumene Anthony Domingus
dipenuhi akhy moderator.
A: Komentar jawaban saya terdahulu.
O: Bagaimana moderator apakah sudah?
Oke silahkan bapak pendeta.
A: Oke, dalam dialog ini, saya kembali menegaskan seperti pernyataan saya
terdahulu, bahwa nubuwat untuk Muhammad tidak ada di dalam Al-Kitab Perjanjian
Baru maupun lama & kalaupun ada hanya untuk Yesus, persamaan Musa & Muhammad
sangat jauh sekali, sejauh tahun kelahiran mereka.
O: Baik pak pendeta...Saya ulangi lagi, Yesus lahir ajaib, Musa
normal, Muhamad normal, Yesus mati disalib karena menebus dosa
manusia, Musa & Muhammad mati tanpa beban & berkubur di bumi, Yesus
katanya sedang istirahat di surga, Musa & Muhammad nikah & kawin serta
beranak, Yesus tidak, Musa & Muhammad adalah raja Yesus jadi raja di
kerajaan dunia lain. Apakah bapak mau memungkiri kenyataan ini??
A: Musa & Yesus memang berbeda dalam bentuk fisik tapi dalam nubuwat itu
Yesus-lah yang dituju, bukan Muhammad.
O: Apakah ini jawaban profesional bapak atau ada sebaliknya? Maaf..
A: Ini sudah jawaban sesuai iman Kristiani.
O: Tolong bapak tulis di wall ini ciri
kemiripan Musa & Yesus dalam iman Kristiani bapak, mohon sangat.
A; Sama sama mendapat mandat dari BAPA, bukan dari Allah Islam.
O: Catatkan moderator kemiripan Yesus & Musa menurut bapak pendeta Oikumene
Anthony Domingus ini.
MUSA ADALAH NABI & YESUS ADALAH REINKARNASI TUHAN BETUL KAN BAPAK.
A: Betul & itu pasti.
O: YESUS ADALAH PRIBADI YANG DIMUATI ROH KUDUS & BAPA MENURUT KEYAKINAN
KRISTEN, MUSA TIDAK, BETUL KAN BAPAK..
A: Betul, saya sangat setuju.
O: Sekarang saya tanya ke bapak apakah Yesus sama dengan Musa?
A: Saya mengakui Musa & Yesus berbeda
O: Jadi menurut bapak apakah Muhammad sama seperti Musa?.
A: Iya tetapi anda bisa melihat historis dari keduanya, Musa keturunan Abraham
dari anak suci Ishak, jelas bahwa nubuwat itu bukan untuk Muhammad & anda
lupa bahwa Muhammad dari Arab barbar,
sedang Musa dari Yahudi yang beradab &
memiliki keturunan yang kemudian menemukan penemuan-penemuan yang brilian
termasuk alat anda online ini.
Apa yang anda banggakan dari ajaran Muhammad?
Minggu pukul 20:34
Transisi ==>
Minggu pukul 20:44
O: Maaf saya tadi B.A.K, baik pak pendeta saya akan jawab
Apakah bapak lupa dengan Kejadian 16;15,
17;23, 17;25 silahkan bapak buka.
Sampai umur 13 tahun Ismail adalah anak Abraham, ketika perjanjian antara
Ibrahim & Tuhan memberikan anak laki-laki yang diberi nama Ishak.
A: Umat Kristiani dari hasil rapat/konsili yang beratus kali, mungkin ribuan kali
mengkaji secara jitu & ilmiah, yang bersumber dari semua kitab agama
manapun, termasuk Quran, Ismail adalah anak dari seorang ibu yang tidak syah
dikawini, Kristen menyimpulkan, bahwa
mustahil nubuwat itu untuk Muhammad, yang berada ribuan kilo meter dari Israel.
Anda terlalu menghayal & mengada-ada saja.
Ahmad Syah:
Oikumene Anthony Domingus@ tolong beri waktu mbak Olivia Wijaya memaparkan
premisnya mengenai Ulangan 18:18
pak.
O: Baik akhy Ahmad Syah, saya sedang mengarahkan kesana.
Maaf bapak, saya tersenyum membaca pernyataan bapak, Ismail & Ishak adalah
anak dari Abraham, kalau bapak & seluruh umat Kristiani lainnya menyatakan
bahwa Ismail anak haram, berarti Tuhan bapak telah salah memfirmankan &
menceritakan dalam Ulangan itu & Ulangan itu bukan Firman Tuhan tetapi cuma
ayat-ayat dongeng belaka.
A: Itulah Firman Tuhan & pemberitaan yang harus dipelajari, dipahami bahwa
Tuhan tidak pernah berdusta tentang sejarah.
O: Kalau bapak mengatakan bahwa dalam Ulangan itu adalah Firman Tuhan, berarti
bapak yang tidak jujur dengan mendustai sejarah, betulkan pak...
A: Nah…Nah anda memulai bermain kata dimana letak kedustaan saya, mohon tunjukan.
O: Saya minta tolong kepada moderator untuk memuat komentar bapak Umat Kristen dari hasil rapat Konsili....& seterusnya.
Bagaimana bapak, bukankah itu pernyataan bapak bahwa seluruh (maaf) umat Kristen
telah mendustai sejarah, sedangkan Tuhan
jujur mengungkapkan sejarah !
Ahmad Syah:
ch olivia wijaya@ sudah mbak aninda..==>Anthony: Umat Kristiani dari hasil rapat/konsili
yang beratus kali, mungkin ribuan kali mengkaji secara jitu & ilmiah, yang
bersumber dari semua kitab agama manapun, termasuk Quran, Ismail adalah anak
seorang ibu yang tidak syah dikawini, Kristen menyimpulkan, bahwa
mustahil nubuwat itu untuk Muhammad, yang berada ribuan kilo meter dari Israel.
Anda terlalu menghayal & mengada-ada saja.
A: Ismail penentang saudaranya, anda kalau tidak percaya silahkan buka Kejadian 16:12, ini sudah cukup bukti
menjelaskan kalau hubungan kekeluargaan Ismail-Ishak putus di kemudian hari.
O: Kalau bapak memiliki anak 2 orang kemudian mereka ribut karena salah dalam
mengartikan sebuah warna, kemudian mereka ribut, apakah mereka sudah tidak satu
keluarga lagi atau apakah salah satunya bukan anak bapak ??
A: Okay….okay i believe your opinion.
O: In where father you believed to my
opinion<<sorry
A: All.
Sebagai manusia berbudi, tidak seharusnya masuk rumah orang tanpa permisi
apalagi menentang orang rumah, mohon umat Kristiani bersabar ini dialog bukan
debat kusir.
Teruskan.
Bapa permisi dulu karena komputer bapak lagi trouble..
Minta waktu sebentar.
O: Saya sedang menunggu bapak pendeta membetulkan genset-nya….
A: Okay bapak kembali, silahkan teruskan Aninda Chairunnisa.
O: Terima kasih pak.
Silahkan mulai bapak…..
A: Dalam Ulangan 18:18, perkataan Tuhan
jelas & tidak mengada-ada,
”AKU MENARUH FIRMANKU KE DALAM MULUTNYA”
itu
jelas hanya cocok & pantas untuk Tuhan Yesus Kristus dengan fakta semua
yang Yesus katakan terbukti, Yesus membuktikan bahwa nubuwat itu digenapi
olehnya, bukan utk Muhammad, yang tidak pernah memiliki mu’jizat seperti itu.
O: Baik pak, ” AKU MENARUH FIRMANKU KE DALAM MULUTNYA” ULANGAN 18:18M, SIAPAKAH YANG BERFIRMAN SAAT ITU, APAKAH YESUS ATAU
ADA KUASA LAIN….??
A: Yesus yang dalam bentuk lain, karena ia harus memenuhi nubuwat-nya kemudian
hari.
O: Setelah Yesus lahir ke dunia, kemudian Yesus memenuhi nubuwat-nya, apakah Yesus
harus MELUDAH KEMUDIAN MENJILATI LUDAHNYA LAGI DEMI MEMENUHI NUBUWAT ITU ??
Jelas tidak bukan? Dan apakah firman itu habis setelah Yesus pergi... Lalu
apakah firman yang bapak baca sekarang karangan manusia biasa, kira-kira
menurut bapak bagaimana, mohon pencerahanya.
A: Bertobatlah nak kepada TUHAN YESUS KRISTUS TUHAN KITA SEMUA.
O: Nanti saya akan bertobat pak setelah mengetahui kebenaran itu tersimpan dimana.
A: Saya akan jawab di kemudian hari.
O: Baik pak, saya tidak akan mengulang pertanyaan saya terdahulu, silahkan bapak !!
A: Nubuwat dalam Ulangan 18:18, jelas untuk
Yesus itu fakta & saya bukan bicara mengada-ada, karena dalam Yohanes
20:21-21 & Yohanes 16:14 itu sudah nyata! Bahwa nubuwat itu bukan untuk
Muhammad! Tetapi untuk Yesus Kristus, nubuwat itu digenapi dengan mengutus roh
kebenaran atau Roh Kudus itu sendiri, Muhammad bukan roh kebenaran apalagi Roh
Kudus.
O: Baik pak, pertama saya jelaskan tetang Ulangan 18;18, menurut versi yang sebenarnya &
sudah diakui oleh ratusan sarjana Al-Kitab PL/PB, diseluruh dunia..
Seumpama, misal: Ketika saya minta tolong kepada bapak untuk menyampaikan
kata-kata saya ke A-B-C: ANTARKAN PADAKU MANGKUK MERAH PUTIH..kemudian bapak
berkata kepada A-B-C aninda berkata ; antarkan padaku mangkuk merah putih,
apakah saya menaruh kata-kata saya ke mulut bapak..maaf pak..
A: Setuju, masuk akal sekali.
O: Sejarah mencatat..bahwa Muhammad SAW, yang ketika itu berumur 40 tahun yang
berada dalam gua Hira pada tanggal 17 malam Ramadhan..tiba-tiba
didatangi malaikat. Muhammad kebingungan ketika disuruh membaca hingga 3x
barulah malaikat membacakan, Muhammad kemudian mengerti &
mengikutinya, apa bacaan itu..IQRO BISMI
ROBBIKAL LADZI KHOLAQ apakah bapak setuju dengan cerita ini…?
A: Setuju, saya pernah membaca sejarah Muhamad
O: Apakah sama makna dengan Ulangan 18;18
bapak...
A: Semua penjelasan anda sangat baik, tetapi itu semua tidak ada konsekuensi
nyata, karena kami umat Kristiani memiliki Yesus kristus sebagai reinkarnasi
Tuhan yang menyelamatkan kami dari PERBUDAKAN DOSA.
O: Buat kami itu tidak menjadi soalan... Karena kami hanya menyampaikan sesuatu
kebenaran yang tersembunyi…
A: Kalau benar itu Muhammad ada dalam Perjanjian Lama harusnya ada dalam Perjanjian
Baru, itu jelas membuktikan bahwa ramalan itu tidak benar, untuk Muhammad &
Muhammad serta Allah Islam hanya mengaku-ngaku saja.
O: Bapak silahkan buka, di Matius 17;11-13.. Yohanes 1;19-20-21… Yohanes 1;25
menurut bapak bagaimana mohon pencerahanya,,,,
A: Saya lihat dulu...
Apakah menurut anda Muhammad itu mesias, elia & nabi itu?
O: Ya, nubuwat itu tergenapi oleh nabi Besar Muhammad shollollohu alaihi wasallam, seorang raja, panglima
tertinggi..presiden..hidup & mati di dunia ini, menikah, beranak, sedangkan
Yesus semua kriteria itu tidak terpenuhi oleh Yesus.
A: Bukan main, darimana dasar anda meyakini bahwa Muhammad itu untuknya, sedangkan
jelas & pasti bahwa Muhammad tidak mungkin menjadi penerus ajaran Tuhan
Yesus Kristus.
O: Bapak…Tolong tuliskan di wall ini
Matius 21:23.
A: Anda yang tulis.
O: Baik bapak, biar adil mohon kepada moderator menulis Matius 21 ;23 di wall ini, saya mohon sekali.
Ahmad Syah:
MATIUS 21:23: Lalu Yesus
masuk ke Bait Allah, & ketika Ia mengajar di situ, datanglah imam-imam
kepala serta tua-tua bangsa Yahudi kepada-Nya, & bertanya: “Dengan kuasa
manakah Engkau melakukan hal-hal itu? Dan siapakah yang memberikan kuasa itu
kepada-Mu?”
O: Bagaimana menurut bapak tafsiran ini..?
A: Matius 21:23, sudah tergenapi oleh Rasul Paulus, yang kerajaannya ada hingga
sekarang, Muhammad mana kerajaannya??
O: Di situ tersirat makna tentang kerajaan Allah, dimana saat itu dipimpin oleh
Yesus dengan hukum yang sudah ada & baku & Paulus yang bapak kira
diberikan mandat menjadi ”Raja” dalam kerajaan Tuhan itu, apakah benar Paulus
raja di kerajaan tuhan itu
A: Pasti & mana kerajaan Muhamad.
O: Baik pak, nanti akan saya buktikan kerajaan Rasulullah Muhammad SAW..
Kita belum tuntas membahas tentang ”Raja“Paulus.
A: Silahkan.
O: Kalau benar Paulus meneruskan trah kepemimpinan yang saat itu dipegang Yesus,
sedang Yesus saat itu meneruskan trah Musa, berarti Paulus mengikuti semua
protokoler yang sudah mendarah daging dalam tradisi Yahudi..betulkan pak..?
Sementara menunggu bapak pendeta Oikumene Anthony Domingus saya minta tolong
kepada moderator menulis di wall ini
Matius 26:37-39.
Ahmad Syah:
ch olivia wijaya@Ini mbak Matius 26:37
Dan Ia membawa Petrus & kedua anak Zebedeus serta-Nya. Maka mulailah Ia
merasa sedih & gentar,26:38 Ia berkata kepada pengikut-pengikut-Nya, “Hati-Ku
sedih sekali, rasanya seperti akan mati saja. Tinggallah kalian di sini, &
turutlah berjaga-jaga dengan Aku.”26:39 Maka Ia maju sedikit, lalu sujud & berdoa,
kata-Nya: “Ya Bapa-Ku, jikalau sekiranya mungkin, biarlah cawan ini lalu dari
pada-Ku, tetapi janganlah seperti yang Kukehendaki, melainkan seperti yang
Engkau kehendaki. ”
O: Nampaknya bapak pendeta sedang trouble..
Mohon dimaafkan..
A: Bapak setuju komentar anda Chairunnisa, tetapi Paulus memenuhi itu semua.
A: Anda sudah mempolitisir kata-kataku & mempolitisir ayat. Okey kalau menurut
anda seperti apa??
O: Saya tidak mempolitisir kata-kata bapak… Bapak silahkan buka Matius 26:37-39
menurut bapak bagaimana tentang Matius 26;37-39 itu, apakah Paulus & umat Kristen
lainnya mengikuti ajaran Yesus,
khususnya buat sang Raja Paulus.
A: Saya minta waktu hingga besok untuk menjawab pertanyaan anda Ch Olivia Wijaya,
saya harus teliti saksama ayat-ayat itu. Selamat malam shallom Jesus bless you
O: Silahkan bapak…Saya mengucapkan terima kasih karena mau mengajak saya dialog
secara bermartabat.. Terima kasih buat semuanya yang telah mensukseskan acara dialog
ini.. Saya mau keluar dulu.. Wassalamu’alaikum
warohmatullohi wabarokatuh
Minggu pukul 23:44
================
Baca kelanjutan debat di bawah ini:
1. DEBAT Mualaf & Pendeta #2/3
2. DEBAT Mualaf & Pendeta #3/3